Kamis, 27 Februari 2014

PRINTER 3D

          Guys, balik lagi nih sama saya, kali ini saya akan membahas mengenai printer 3D. "Apa sih printer 3D itu ?", printer 3D adalah printer yang yang digunakan untuk mencetak data atau file yang berupa gambar buatan kita atau orang lain untuk dijadikan barang sungguhan atau sebuah prototype. Kalau biasanya kita menggunakan printer 2D yang biasa kita gunakan untuk mencetak gambar gelas, mainan, atau tulisan hanya di kertas, maka dengan menggunakan printer 3D kita dapat mencetak gambar tersebut untuk dijadikan barang nyata atau prototype sebuah barang untuk kita gunakan, hanya saja pada printer 3D material yang digunakan untuk mencetak bukanlah tinta dan kertas, melainkan plastic molten wax dan materi materi lainnya yang digunakan untuk mencetak gambar 3D.

           "Bagaimana sih cara kerja printer 3D?", cara kerja printer 3D yaitu kita dapat menggunakan aplikasi seperti 3d max, CAD, autocad, dll untuk membuat gambar 3D, atau kita dapat juga menscan benda atau prototype yang sudah ada, karena printer 3D hanya dapat mencetak gambar yang berdimensi 3 juga. Lalu setelah selesai proses menggambar dan mengedit gambar, kita dapat langsung mencetak gambar tersebut menggunakan printer 3D.

        Guys, teknologi printer 3D ini juga sangat berguna loh untuk keperluan yang lain, contohnya digunakan dalam bidang kesehatan, otomotif dan dalam bidang bidang lainnya, dan bahkan saat ini ada juga orang orang yang sedang membuat proyek pembuatan rumah menggunakan printer 3D (Membuat Rumah Menggunakan Printer 3). Berikut ada beberapa contoh penggunaan printer 3D dalam bidang kesehatan :

1. Pembuatan Tangan Robot

    Tangan robot yang digunakan menggunakan printer 3D ini dibuat untuk membantu orang orang yang mempunyai kekurangan tidak memiliki jari jari pada tangan. Salah satu pengguna yang sudah merasakan kehebatan tangan robot ini adalah Liam, seorang anak berusia 5 tahun yang mendapat hadiah terbaik dalam hidupnya. Hadiah fungsional, berupa tangan kanan nyaman baru. Tangan ini dicetak menggunakan 3d printer dengan menggunakan material plastic PLA, yang cukup kuat untuk penggunaan sehari-hari Liam. Hal ini dikendalikan oleh gerakan pergelangan tangan, lengan dan tangan melalui kabel dan return bungees. Tiga hari setelah menerima tangan barunya, Liam sudah bisa melakukan beberapa hal dengan tangan kanannya, bermain bola di kamar, sama dengan apa yang anak lainlakukan dengan usianya sekarang. Ia bahkan dapat mengambil sebuah objek kecil dan sulit seperti koin.



2. Eksoskeleton




            Teknologi printer 3D saat ini telah mampu membuat lengan buatan untuk penyandang cacat. Seorang gadis kecil berusia 2 tahun bernama Emma memiliki penyakit langka yang dikenal sebagai Anthrogryposis. Namun kini gadis 2 tahun itu mampu menjalani aktivitasnya tanpa harus tergantung dengan orang lain. Lantaran berkat hasil cetakan printer 3D yang diberi nama Wilmington Robotic Exoskeleton atau WREX.
  WREX (Wilmington Robotic Exoskeleton) adalah hasil rapid prototyping yang dicetak dengan teknologi printer 3D. WREX menempel pada tubuh penderita dan menggunakan pita elastis dan pelat logam untuk memberikan kekuatan buatan agar dapat membantu penggunanya bergerak atau menggerakkan anggota bagian tubuhnya.

 WREX mampu membuat bagian tubuh yang cacat menjadi bagian tubuh buatan yang normal dimana hasil cetakan bagian tubuh tersebut bisa disesuaikan dengan ukuran penggunanya. Selain itu WREX juga dapat di-resize atau diubah ukurannya sesuai kebutuhan dan di print ulang. Sejauh ini sudah 15 anak yang menggunakan WREX termasuk Emma.


Sekian Penjelasan mengenai 3D printer. Majukan terus INDONESIA menjadi terdepan. SEMANGAT TERUS INDONESIA JAYA









Referensi:
1. http://masihberbagi.blogspot.com/2012/10/cara-kerja-printer-3-dimensi.html
2. http://pamularmx.blogspot.com/2013/10/tugas-softskill-new-media.html
3. http://www.dw.de/rumah-hasil-cetakan-printer-3d/a-17038950





Kamis, 20 Februari 2014

Oculus Rift

OCULUS RIFT INOVASI BARU VIRTUAL REALITY UNTUK GAMING




              Selamat datang di blog saya, kali ini saya akan membahas mengenai perkembangan baru teknologi dalam bidang game. Pada saat ini ada penemuan baru yang sudah lama  di tunggu - tunggu oleh para gamers sejak lama, yaitu Oculus Rift inovasi baru virtual reality untuk gaming. virtual reality adalah simulasi keberadaan fisik suatu tempat dan objek yang dilakukan oleh komputer. Sedangkan Oculus Rift adalah sebuah alat yang dipasang di kepala ( seperti kacamata ) yang di dalamnya terdapat layar sebesar 7 inci. Pada saat menggunakan oculus rift, otak akan menangkap banyak gambar dan menjadikannya menjadi satu dan mensimulasikan mata seperti melihat benda dan lingkungan di dunia nyata.

             Saat menggunakan Oculus Rift, pergerakan kepala juga dapat di respon oleh Oculus Rift, sehingga kita dapat melihat lingkungan sekitar kita hanya dengan menggerakan kepala kita. walaupun control yang digunakan untuk memainkan game masih menggunakan kontrol joystick atau keyboard, tetapi teknologi Oculus Rift ini tetap menjadi idola oleh banyak gamers yang sudah banyak menggunakannnya karena dengan menggunakan Oculus Rift mereka dapat merasakan sensasi bermain game dengan sensasi yang nyata.











                Terobosan teknologi Oculus Rift lahir dari seorang remaja berusia 20 tahun bernama Palmer Luckey yang dropout dari California State University Long Beach jurusan jurnalisme ( yang pada mulanya ia ingin menjadi wartawan teknologi ). ”Sebagian besar hidup saya dihabiskan untuk mempelajari virtual reality,” kata Palmer. Bahkan, Palmer disebut-sebut sebagai kolektor perangkat virtual reality paling fanatik di dunia. Lewat koleksinya itu ia membuat sendiri prototip desain Oculus. Itu mungkin terjadi karena Palmer sendiri memiliki hobi mengutak-atik perangkat elektronik. Bahkan, pada usia 15 ia membuat komunitas yang disebut ModRetro. ModRetro adalah salah satu forum modifikasi konsol game terbesar di internet.

            Prototype pertama Oculus Rift dikembangkan tak lama setelah Palmer masuk kuliah. Maka, ia nekad dropout untuk berkonsentrasi total mengembangkan Oculus dan membuat startup-nya sendiri. Saat itu lah Brendan Iribe dan Mike Antonov bergabung sebagai chief software architect dan CEO. Semua startup tentu butuh dana untuk mengembangkan produk mereka lebih jauh, atau setidaknya membawa produk tersebut ke tahap produksi.o
Maka Palmer menggunakan situs crowd founding Kickstarter.com untuk mencari dana sekaligus mengetes respon pasar terhadap Oculus Rift. Hasilnya, luar biasa. Oculus Rift mendapat pendanaan hingga USD2.5 juta (Rp25 miliar). Tak hanya itu, tambahan USD16 juta (Rp160 miliar) di dapat dari investor.





Berikut adalah video penggunaan teknologi Oculus Rift dalam beberapa contoh game :

         




Referensi :

http://aurisophanz.blogspot.com/2013/09/oculus-rift.html
http://ichrans.blogdetik.com/2013/10/06/oculus-rift-media-baru-virtual-reality-gaming/




NAMA                 : Bagas Ari Nugroho
NAMA DOSEN    : Adityo Pratomo
KAMPUS            : Surya University